Followers My Blog

Mini Facebook

Tampilkan postingan dengan label framework. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label framework. Tampilkan semua postingan

HAPPY IEDUL FITRI 1430 H - Minal Aidzin Wal Faidzin




Kita sering mendendam, tak mudah memberi dan melepaskan maaf...

Mulut mungkin berkata ikhlas... Namun bara amarah masih ada dalam dada, tak pernah kita lepas...

Idul fitri waktunya melepas semua yang terganjal di hati...

Tuk setiap tutur yang khilaf, tuk setiap perangai yang membekas, tuk
segenap kerak di hati yang tak kunjung luruh ku mohon maaf...



Bila ada langkah membekas luka, bila ada kata menggores dusta...

Dengan sepenuh jiwa, seikhlas niat,sepenuh hati dan sebening embun yang telah dibasuh di bulan suci...



Taqobal ya karim,

moga ramadhan thn ini dpt mjadi bekal d khidupan 11 bln mendatang,

dan qt tdk mbuat ksalahn yg sm lg...

Moga qt selalu istiqomah d jlnNya...

Amien...

HAPPY IEDUL FITRI 1430 H
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN ... ^_^

Membuat Konten Menu Drop Down di Drupal ...

Hai guyz...
Uda lumayan lama nehh gak update ma nulis-nulis lagi di YoGa BLoG IT... Maklum lagi banyak kerjaan ma uda dikejer deadline ma setoran... hohohoho... ^_^

Sebelum nya yoga jelasin dulu seputar konten menu drop down itu apa sihh... Hmm.. ???
Konten Menu Drop Down adalah menu konten yang dapat langsung mengelink kan ke url didalamnya... biasa nya berada dibawah header website... Seperti menu konten pilihan website begitu... Nahh daripada kelamaan kita lanjut aja n langsung tancap ke pembahasan pembuatan...
Jangan lupa juga siapkan... Malboro sebungkus... hohoho (Bagi yang merokok...) , chemilan (wajib 'ain tuhh hukumnya...) , and Secangkir Coffee Goodday Chococinnolate... hmmm.... lanjut gan....
Seeppp..... ^_^


Langkah-langkah pembuatan Menu Konten Drop Down didalam Drupal :

1. Sebelumnya login dengan hak akses administrator... Dan menuju ke create content->page.
Disini kita akan membuat halaman / page website yang langsung dengan Menu Konten Drop Down didalam drupal. Dalam hal ini tidak semua Themes Drupal memiliki fasilitas menu drop down. Untuk itu yoga sarankan untuk menggunakan Themes Drupal bawaan dalam mencoba seperti themes Garland dan Chameleon yg bawaan installasi. Didalam Tutorial ini yoga menggunakan themes Acquia...

Gambar untu masuk ke dalam menu create content -> page YoGa Site With DrupaL

Atau bisa manual seperti gambar dibawah :

Gambar Manual create content -> page untuk membuat page/halaman website yang baru...

2. Setelah masuk ke fasilitas create content page maka kita isi data yang ada disana. Dalam hal ini yoga menekankan untuk mengisi data didalam Menu settings ("silahkan di Klik menu tersebut"). Didalam Menu settings tersebut terdapat :
a. Menu Link Title -> untuk mengisi title menu konten drupal anda ...
b. Parent Item -> untuk memilih dibagian mana anda meletakkan page anda tersebut. Apakah Primary Link atau Menu Link Utama. Dapat juga anda membuat konten dibawahnya menu konten atau bisa disebut menu konten drop down yang mana tinggal memilih dimana kita mau menempatkan page tersebut.
Misal :
Interaktif___
__________ Calculator Online
__________ Guestbook
__________ Contact Us

Gambar dibawah ini adalah gambar untuk menu settings :
Tampilan gambar menu settings

Setelah mengisi settingan di Menu Settings lanjut ke dalam pengisian menu dibawahnya sesuai yang anda inginkan seperti :
- body untuk isi page/halaman bisa dituliskan berita ato lainnya,
- Input Format yoga sarankan untuk full Html jika berisi tentang artikel atau berita,
- Comment setting -> untuk mengaktifkan pengisian comment.
- File attachments -> untuk mengupload file.
Untuk isi menu di create content page ini mungkin berbeda dengan yang ada didalam website anda. Sesuai dengan modul tambahan apa saja yang anda pakai didalam drupal. Dan untuk data menu settings yang tidak Yoga sebutkan bisa anda tidak mengisikan dan bisa anda mengisikan sesuai dengan kegunaan.
Okey dehh... untuk langkah selanjutnya kita save...
Jreng... jrengg... Kalo langkah yang anda lakukan benar maka akan muncul menu konten page di bawah header anda dan bisa anda klik. Sepp dahh...
Minum dulu gan ... n makan chemilan dulu... hihihiii... nyam.. nyam...

3. Okeyy... kenyanngg nehh... HMmm... what's ... ???
Ada problem gan... Okey... Kalo misal ada problem untuk menu konten website drupal anda tidak keload atau ke disable... Kita ikuti cara dibawah ini...
Hmm.... mbil ng malrboro dulu gan... hohohooo....
Lanjut yahh....
- Pertama anda masuk ke administer -> site building -> menus -> primary links...
Disini merupakan isi konten menu diprimary link website anda... Hmm... bisa seperti peta site gitu coyy... hehehe... Okeyy dehh... lanjut...

-Neh gambar Primary Link di website yoga...
Lengkap dengan Menu Konten Drop Down nya... Okey diliat dulu yahh dibawah nya ada penjelasan mengenai gambar...

Gamba didalam Menu Primary Link Website YoGa Site With Drupal.
Penjelasan :
a. Menu Item adalah nama menu title yang diisikan dalam create content page tadi.
b. Enabled digunakan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan menu konten primary link bawah header.
c. Expanded digunakan untuk mengaktifkan menu konten drop down yang ada dibawah menu primary link/menu utama. Seperti gambar diatas dan silahkan anda cocokkan untuk bentuk menu konten drop down didalam website drupal dalam tutorial ini yaitu YoGa Site With Drupal yang beralamat di http://myyoga.phpnet.us.

- Okey... setelah mengecek kesemua data diatas sesuai dengan keinginan anda. Seperti menu yang akan ditampilkan dan mana menu konten drop down nya didalam drupal. Anda juga bisa mengedit data menu yang ada dalam pengaturan tata letak untuk pengaturan letak Menu Kontennya... Nice for menu tinggal tarik and drop aja cuyy bisa juga didalamnya... hehehehe... ^_^

- Untuk langkah terakhir yaitu penge-save-an di klik aja untuk save configuration dibawah data tersebut. Semoga problem didalam membuat menu konten didrupal terselesaikan. Nice For Info Gan...

Silahkan dicoba-coba dan apabila nanti menemukan problem sharing disini aja...
Jangan takut untuk mencoba...
Kegagalan dan uji coba pernah dilakukan oleh insan yang belajar...
Lakukanlah dengan keteguhan hati bahwasannya anda bisa. Matur nuwun and Pareng... :D


Try And Trying Until I Can Do It

Yoga Blog IT -> http://pratamayogasaputra.blogspot.com

Yoga Blog IT adalah suatu media informasi yang berbentuk blog dengan berbagai informasi online yang terbaru. Dibuat pada tahun 2008 dengan informasi pertama tentang kuliahku yang akhhirnya berkembang dengan isi berbagai informasi terbaru yang ada sesuai dengan kategori blog yang ada.

Yoga Blog IT di buat oleh Pratama Yoga Saputra seorang Mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2006 yang lahir diyogyakarta dan tinggal diyogyakarta. Selain sebagai founder dari Yoga Blog IT, juga sebagai developer website dengan berbagaii proyek yang sudah ditanganinya.

Profile Lengkap
Nama : Pratama Yoga Saputra
Panggilan : Yoga
Email : pratamayoga_saputra@yahoo.co.id
id YM : pratamayoga_saputra
Facebook : http://facebook.com/yoga.ok
Website : Yoga Site With Drupal -> http://myyoga.phpnet.us
Hobby : Nonton Film, Jalan-Jalan, Dan tentunya gak lupa untuk baca-baca.
Skill : Networking, IT Development, IT Consultan, Web Developer, Analisis Desai Dan Programmer Website.

Thanks for information with me and looking for my blog.

Try And Trying Until I Can Do IT

Cara Membuat Website dengan Drupal

Sebelum masuk ke pembahasan installasi drupal nehh ada sedikit info tentang Drupal. Drupal adalah Content Management System ( CMS ) yang terbaik saat ini. Drupal ngetop karena termasuk salah satu CMS yang sangat Search Engine Friendly , kita bisa membuat website yang bervariasi bentuk dan fasilitasnya karena banyaknya module dan theme yang tersedia. Drupal saat ini masuk peringkat pertama jajaran CMS ditahun 2009.

Drupal website bisa kita buat sebagai blog , portal , forum dan lainnya tergantung dari kita memilih module yang di sukai sesuai kebutuhan. Nehh contoh website yang yoga buat dengan drupal -> Yoga Site With Drupal. Drupal dibuat dengan domain dan hosting gratisan. Semoga bisa buat referensi maupun gambaran...

Nah lanjut ke topik yah..., bagaimana cara membuat website dengan drupal ?. Sebagian hosting sudah menyediakan fantatisco installer. Dengan fasilitas ini anda tinggal klik dan jadi web site drupal kita. Tapi kadang hosting tidak menyediakan drupal versi terbaru sehingga ada baiknya jika kita tau cara installasi drupal tersebut.

Kita bisa install drupal di komputer kita sendiri untuk testing sama Try and Trying Drupal nya. Syaratnya kita harus sudah menginstall web server dengan PHP & MySQL di komputer kita. Dalam kali ini yoga menggunakan Webserver Wamp Server version 2.0.

Kita juga bisa install langsung drupal di hosting berbayar atau yang gratis. Caranya kurang lebih sama. Kalau di lokal server root foldernya untuk XAMPP adalah htdocs sedangkan di hosting biasanya di folder public_html . Dan apabila kita menggunakan Wamp Server untuk root folder nya di folder www.

Lanjut gan....!!! Okey dehh guys...
Nahh sekarang yoga lanjut ya...

Berikut cara install drupal :

* Download drupal versi terbaru dari www.drupal.org. Dalam postingan yoga kali ini Drupal sudah sampai pada version Drupal 6.13. Woouww... cepet ya gan perkembangan drupal.. hehehe...Lanjut lagi guys... okey dehh..

* Buat folder baru di root web server kita. biasanya setelah htdocs atau public_html . Misalnya kita buat nama folder kita adalah MyDrupal

* Extract file yang sudah anda download ke folder yang baru dibuat ( MyDrupal ) . Kita bisa gunakan FTP untuk install di hosting secara online.

* Buka phpMyAdmin dari browser kita. Buat database baru, misal namanya drupal_db . Buat user baru atau user lama yang bisa access drupal_db tersebut. Misal nama usernya kali ini adalah root dengan password adalah drupal. Ini sesuai konfigurasi Web server kita atau dalam konfigurasi hosting online kita.

* Buka folder MyDrupal \sites\default .Disana ada file yang bernama default.settings.php. Copy file tersebut dan paste di folder itu juga. Ubah namanya menjadi settings.php. Buka file tersebut. Di local web server bisa buka langsung dengan notepad (Kalau yoga enak pake PHP Editor atau Notepad ++... Googling aja buat Editornya..hehehe...), sedang di FTP pilih edit atau download dulu baru diedit pake notepad di komputer anda.

* Cari tulisan $db_url = 'mysql://username:password@localhost/databasename'; ubah username dengan username yang kita buat tadi , password dengan password , localhost dengan lokasi MySQL server , databasename dengan nama database. Jika kita buat di lokal host (web server di komputer kita) dan foldernya seperti step sebelumnya maka tulisan tersebut diganti menjadi $db_url = 'mysql://root:drupal@localhost/drupal_db';

* Buka website kita dengan browser(Pakai Mozilla aja yang enak...hehehhee...). Pada contoh ini buka http://localhost/mydrupal dan kita akan langsung dibawa ke proses installasi drupal. Hmmm.... minum Goodday Chococino ahh... baru lanjut... hehehee...

* Okey gan kita lanjut... Nahh sekarang pilih bahasa dengan klik pada Install Drupal in english

* Jika database dan setting folder sudah benar maka kita akan diminta isi data berikut

  • Site name: diisi dengan nama website kita

  • Site e-mail address: Alamat email kita , bisa juga isi sembarang. Tapi sebaiknya isi email yang benar karena drupal otomatis ngirim ke dalam email kita.

  • Username: Nama user yang pertama anda buat dengan status sebagai administrator

  • E-mail address: diisi dengan email address dari si Username

  • Password: password untuk username login ke dalam website hak akses administrator drupal.

  • Pilih time zone ( +0700 untuk Waktu Indonesia Barat)

  • Klik pada clean url agar website drupal anda search engine friendly ( mudah di index search engine )


* Okey guys lanjutkan dengan Klik Save and Continue.

* Selesai dehh... Proses installasai website drupal kita. Nice and have fun gan... :D


Selanjutnya kita buka link your new site atau ketikkan alamat website yang kita buat tadi di browser. Dan kita dibawa ke halaman awal website drupal anda. Anda bisa mulai membuat content dengan klik pada Create Content atau menyeting website anda dengan klik pada Administer . Anda bisa download module dan theme dari www.drupal.org untuk mempercantik website anda jika belum puas dengan bawaan installer drupal.
Okey guys... Silahkan dicoba... Dan tunggu postingan yoga berikutnya...
Ditunggu juga sharing ilmunya tentang drupal... Goodluck girl, guys and gan... hahahaa...

Drupal is nice and have fun for building website. Powerfull with drupal.

Try And Trying Until I Can Do IT

Mengapa harus memilih drupal ???

Pada saat anda akan membuat sebuah website tentunya anda akan di suguhkan beberapa pilihan script (CMS) yang nantinya digunakan untuk membuat sebuah website yang anda inginkan. Banyak sekali CMS yang tersedia dimana setiap CMS mengaku dia-lah yang terbaik. Beberapa CMS yang sering digunakan yaitu joomla, mambo, drupal, PHPnuke, wordpress, DLE dan masih banyak lagi. Hal ini membuat kita bingung untuk memilih mana yang paling baik digunakan.

Bila anda hanya ingin membuat blog mungkin wordpress bisa menjadi pilihan anda karena wordpress sangat mudah digunakan oleh siapa saja. Untuk urusan blog wordpress memiliki nilai lebih daripada yang lain walaupun wordpress kurang fleksibel. Namun, bila anda ingin membuat sebuah website atau forum maupun blog ada satu pilihan terbaik yang bisa anda pilih yaitu drupal. Drupal menjadi CMS terbaik yang bisa anda gunakan, kemampuannya jauh diatas semua CMS yang sedang beredar. Banyak artikel yang membahas kelebihan drupal daripada CMS lainnya. Pertanyaanya mengapa kita harus memilih drupal dan apa kelebihan drupal?

Prestasi yang pernah diraih drupal yaitu :

* Urutan kedua CMS terbaik tahun 2006 setelah joomla
* CMS terbaik pada tahun 2007
* CMS terbaik pada tahun 2008
* CMS terbaik pada tahun 2009

Itulah sedikit penghargaan yang pernah diraih oleh drupal. Penguna drupal berkembang dengan sangat cepat hanya dalam beberapa tahun. Bukan cuma saya yang mulai beralih ke drupal akan tetapi masyarakat di seluruh dunia pun sudah tidak ragu-ragu untuk menggunakan drupal.

Kelebihan yang dimiliki oleh drupal :

* Search Enggine Friendly (SEF), drupal memiliki kemapuan untuk membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search enggine sehingga dapat menempati urutan atas dari hasil pencarian search enggine.
* Cache Memory, cache pada drupal mampu meningkatkan kecepatan website lebih dari 500% dan masih bisa ditingkatkan dengan dukungan theme yang memiliki kode simpel.
* Fasilitas lengkap, drupal dapat dijadikan sebuah blog juga memiliki kemampuan untuk membuat multisites. Memiliki forum diskusi dan komentar secara default. Dapat ditambah modul online shop dengan kemampuan yang baik.
* Unlimited Category, secara built in drupal memiliki kategori tak terbatas
* Profil, drupal memiliki kemapuan untuk memanage profil seperti menambah field tanggal lahir, alamat, kota, no KTP dan sebagainya.
* Memiliki kode enggine yang rapih

Kayaknya sudah cukup dech uraiannya, kalau mau dilanjutkan tidak akan cukup satu halaman. Bagi yang belum menggunakan drupal mungkin bisa beralih untuk mencoba kemampuanya.


Dikutip dari : http://web.herfia.com/

Apa itu drupal? Mari Mengenal Drupal ... ^_^

Pernahkah anda mengunjungi situs Yahoo Research? Situs yang sudah terkenal di seluruh dunia. Ternyata dibalik tampilannya yang begitu elegan, situs ini dibangun dengan memanfaatkan CMS drupal. Apaan tuh drupal?

drupal dapat di definisikan sebagai Content Management System (CMS) yang berbasis web yang memiliki lisensi open source. Drupal dilengkapi dengan berbagai fitur yang powerful sehingga dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website. Mulai dari personal blog, website, forum bahkan corporate website yang kompleks.

Kapan kemunculan drupal dan bagaimana kisahnya? Drupal diciptakan dari sebuah percobaan yang sederhana, pada tahun 2000 Driest Buytaert dan Hans Snidjer yang merupakan mahasiswa dari Universitas Antwerp membuat sebuah website sederhana untuk keperluan diskusi atau berbagi hal-hal yang ringan bersama dengan teman-temanya. Perangkat lunak ini tidak memiliki nama sampai akhirnya mereka lulus dari universitas tersebut.

Agar mereka bisa tetap saling berkomunikasi maka mereka memutuskan untuk menempatkannya secara online. Kemudian Dries memilih ‘drop.org’ sebagai domain yang artinya ‘dusun’ dalam bahasa belanda. Drupal sendiri berasal dari kata ‘druppel’ yang berarti ‘drop’. Kemudian pada bulan januari 2001 Dries memuutuskan untuk me-release perangkat lunak dibelakang ‘drop.org’ yang diberi nama drupal. Hal ini dapat memungkinkan orang lain untuk memakai dan mengembangkan platform experimen itu sehingga akan lebig banyak yang mengeksplorasi ide-ide baru untuk perkembangan lebih lanjut.

Dalam waktu yang singkat, drupal menjadi CMS terbaik dan terus dikembangkan hingga saat ini. Banyak perubahan dan perbaikan yang telah dilakukan sehingga drupal menjadi software yang sangat powerful. Drupal memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh CMS lain. Simak kelebihan drupal dan siapa saja yang sudah memakai drupal pada artikel selanjutnya.


Dikutip dari : http://web.herfia.com/

Siapa saja yang menggunakan Drupal ??? Wouww... Fantastik... Kamuh akan heran...

Selama ini aku hanya tahu kelebihan drupal dari berbagai artikel yang membahas CMS tanpa tahu siapa saja yang sudah memakai drupal untuk website mereka. Aku ingin membuktikan sendiri bahwa drupal bisa pakai untuk membuat website canggih. Aku juga ingin tahu kalau dupal bisa di pakai untuk membuat website yang seperti apa saja? Dengan begitu, aku bisa tambah yakin untuk memperdalam ilmu drupal. Karena pemahamanku tentang drupal masih sedikit.

Karena aku sudah terlanjur jatuh cinta sama drupal tapi aku masih penasaran juga. Hari ini aku ubek-ubek dunia maya layaknya seorang penguasa yang akan menginvasi apa saja yang dilewatinya. Hehehe.....lebay banget ya. Baru 10 menit aku mencari dan aku heran, kagum bercampur kaget. Ternyata drupal dipakai untuk membuat website canggih. Yang memakai bukan situs sembarangan melainkan situs yang sudah terkenal di seluruh dunia. Mau tahu seperti apa hasilnya ini dia?

Drupal itu sangat powerful dan bisa dipakai untuk membuat website yang besar, kompleks dan canggih.

  • Yahoo, gila ternyata yahoo memakai drupal juga. Aku sempat terkaget-kaget tak percaya. Masa seh yahoo yang mempunyai peringkat kedua dunia setelah google percaya sama drupal. Aku penasaran langsung menuju TKP untuk melihat websitenya. Ternyata cool banget dan elegan. Untuk headernya itu lho, sangat menyejukan mata. Walaupun kompleks hasilnya tetap stabil, waktu loading tidak lambat. Top banget dech, love you drupal.
  • Warner, produser perfilman dunia seperti warner brother records percya sama drupal juga. Padahal mereka-kan banyak uangnya, kalau mereka mau mereka bisa membeli CMS komersil atau buat sendiri dengan menyewa seorang webmaster canggih. Tentunya mereka telah memikirkan secara matang kenapa akhirnya memilih drupal. Lagi-lagi drupal dipercaya.
  • AOL, sudah tidak asing kan sama situs AOL. Kalau belum tahu kebangetan dech, drupal juga lho.
  • Discovery Channel, pemilik stasuin TV terkenal dunia seperti discovery juga mamakai drupal. Tambah jatuh cinta aku.
  • Forbes, majalah bisnis international yang sudah mendunia juga memakai drupal. Coba dech liat situsnya, kok bisa yach jadi seperti itu.
  • United Nation, aku kurang begitu tahu apa itu united nation. Langsung liat az deh sendiri, situs miliknya US kali.
  • Perancis, situs pemerintah perancis juga memakai drupal. Kalau pemerintah indonesia memakai joomla. Hehehe...no comment dech.
  • Sonny Erricson, produsen ponsel yang menduduki peringkat kedua di indonesia setelah nokia juga menggunakan drupal. Heran khan......

Website linux, havard dan masih banyak lagi, kalau masih penasaran silahkan lihat lengkapnya di Dries Buytaert's blog. Ada banyak contoh situs yang bisa di lihat. Satu pertanyaan saya buat anda, mereka saja yang mempunyai pengetahuan serta modal tinggi tidak ragu-ragu menggunakan drupal. Bagaimana dengan anda? Silahkan komentarnya.


Dikutip dari : http://web.herfia.com/

Drupal Taxonomy

Salah satu kelebihan utama drupal adalah penggunaan taxonomy yg fleksibel dan terintegrasi. Taxonomy sendiri adalah ilmu tentang klasifikasi, bahasa awamnya peng-kategorian. Salah satu point utama sebuah website yang bagus adalah klasifikasi content yang bagus, akurat dalam pencarian dan mudah dalam penyajian. melakukan hal tersebut menjadi sangat mudah dan tepat karena memang drupal didesain sebagai sebuah publishing system cms.


Secara umum, ada dua metode berbeda yang bisa kita gunakan salah satu atau semuanya. Metode pertama kita sebut saja metode hirarki dan metode kedua kita sebut metode asosiasi.

Metode hirarki atau disebut kategori, adalah metode klasifikasi content berdasarkan hirarki/level parent dan child, ambil contoh sebuah klasifikasi berita. Berita bisa kita bagi menjadi sbb:

  • Politik
    • Politik dalam negeri
    • Politik luar negeri
  • Olahraga
    • Sepak bola
    • Tenis

jadi apapun yg bersifat tersusun atau n-level, bisa disebut sebagai metode hirarki

Metode kedua adalah metode asosiasi, atau disebut thesaurus/relasi. metode ini tidak menggunakan hirarki atau level parent/child. Semua content sejajar, dan hanya dihubungkan dengan relasi kemiripan. Contoh yang paling gampang adalah klasifikasi musik.

Pop Rock, Jazz Rock, Dangdut Rock, Brit Pop, dsb

disini terlihat bahwa suatu content bisa termasuk di satu atau lebih kemiripan/relasi yang saling berhubungan. Contoh lain yang cukup populer adalah penggunaan tagging di sebuah content, atau referensi buku.

Di drupal sendiri, kita bisa menggunakan salah satu metode atau menggabungkan kedua metode tersebut. Sebelum mulai, perlu kita ketahui beberapa istilah taxonomy di drupal:

vocabulary
vocabulary adalah semacam container atau root dari klasifikasi. sebelum kita membuat klasifikasi, hal pertama yang dilakukan adalah membuat sebuah vocabulary yang akan kita gunakan menampung klasifikasi.
Terms
terms adalah inti dari sebuah klasifikasi. di metode hirarki, terms dapat berupa kategori atau sub kategori. sedangkan di metode asosiasi, terms dapat berupa sebuah tagging yg akan menghubungkan content dengan content yang lain

Utk membuat vocabulary di drupal, klik di administer > categories. klik add vocabulary. Seperti yg sudah dijelaskan, setiap vocabulary adalah container dimana kita bisa menentukan metode yg akan kita gunakan apakah hirarki atau asosiasi, apakah content bisa menggunakan beberapa beberapa terms secara bersamaan, apakah content diperbolehkan menggunakan free tagging (terms yg tidak didefinisikan sebelumnya). Setelah membuat vocabulary, selanjutnya adalah mengisi terms sesuai dengan metode yg kita pilih. klik add terms sesuai di list vocabulary yg telah kita buat.

Dengan perencanaan yang bagus, kita bisa membuat sebuah sistem klasifikasi yg tepat sesuai dengan website yg kita buat. Jadi saran saya, sebaiknya rancang dahulu dengan matang sebelum di implementasikan di drupal. Artikel selanjutnya, kita akan mencoba menerapkan langsung klasifikasi yg telah kita rancang untuk di implementasikan di drupal!

happy drupaling!

Keunggulan Drupal

Pada artikel sebelumnya saya pernah menuliskan alasan kenapa saya merekomendasikan Drupal sebagai ... terutama buat Anda yang sudah terbiasa dengan PHP dan MySQL. Berikut ini rangkuman keunggulan dari Drupal yang saya rangkum dari berbagai sumber.

1. Drupal bersifat open source. yang bisa digunakan secara personal maupun group untuk mengatur berbagai jenis content. Drupal dapat digunakan sebagai web portal, situs diskusi, situs perusahaan, bahkan blog dan aplikasi e-commerce. Drupal memiliki fungsi bulit-in dan modul-modul eksternal yang dapat langsung di-download gratis dari situsnya.

2. Drupal didesain sebagai sebuah publishing system cms. Kelebihan Drupal terutama dalam hal taksonomi. Taksonomi adalah ilmu tentang klasifikasi yang dalam hal ini berarti pengklasifikasian content yang bagus dalam sebuah website. Konsep taxonomy dalam Drupal terkenal sangat flekzibel dan powerfull ditambah dengan konsep node, dimana setiap node dapat berupa pages, stories, blog item, files, atau apapun yg berhubungan dgn konten itu sendiri. Inilah alasan kenapa Drupal sangat cocok dan tepat digunakan untuk situs2 yang mengandalkan konten sebagai nilai jual dan pengelompokan artikel yg komplek, seperti situs portal berita, artikel, knowledgebase, kolaborasi, dsb. Drupal menggunakan

3. Drupal memiliki dua konsep perkembangan yaitu Modular dan Extensible. Drupal menggunakan System Block atau Module yang dapat menambah fitur dari sebuah website. Drupal juga men-support standard programming seperti CSS dan XHTML.

4. Dukungan Database. Drupal meminimalisasikan query database dan penggunaan resource, juga memperluas persyaratan server sehingga mempermudah penginstallan. Drupal dapat beroperasi pada server yang menggunakan Apache Server, platform PHP dan MySQL/PostgreSQL database. Meski demikian Drupal menyediakan path freeware untuk menjalankan Drupal dengan menggunakan MS SQL.

5. Kemudahan Instalasi. Drupal sudah menyediakan instalasi dengan menggunakan Fantastico. Untuk instlasi manual memang agak repot karena kitaharus membuat databasenya terlebih dahulu selain itu untuk proses create tabel-tabelnya juga harus dijalankan secara manual. Tapi ini hanya berlaku di Drupal versi 4, sedangkan Drupal 5.0 sudah menggunakan Web Based Installation, sama seperti Joomla atau Mambo.

6. Search Engine Frendly (SEF). Issue kedua yang penting adalah kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh search engine sehingga website anda dapat menempati urutan atas dari hasil pencarian searh engine. Pada Drupal, user dimungkinkan untuk mengubah nama link SEF sehingga dapat lebih mengenai sasaran. Itulah sebabnya mengapa website berbasis Drupal dapat menempati urutan atas search engine.

7. Access Control List (ACL) Pada Drupal, secara default hanya menyediakan 2 ACL saja, yaitu: Anonymous dan Authenticated. Sedangkan account Administrator otomatis mempunyai hak administrator secara penuh (Super Admin). Namun ACL pada Drupal dapat ditambahkan sebanyak-banyaknya, jadi anda dapat membuat Group Moderator, IT atau Editorial. Dan masing-masing User boleh memiliki lebih dari 1 Group!

8. Cache Memory. Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan Query ulang pada database tetapi cukup 1 Query saja. Cache pada Drupal mampu meningkatkan kecepatan website menjadi 508%.

9. Fasilitas dan feature Lengkap.

a. BLOG

Drupal menyediakan Blog dalam pengertian Weblog yang sesungguhnya. Pengertian Blog pada Drupal sama dengan yang ada di Wordpress maupun Revolution2.

b. Multisite

Multisite adalah kemampuan CMS untuk membuat website induk yang terdiri atas beberapa website anak. Sehingga jika perlu upgrade maka cukup induknya saja yang diupgrade. Ini berguna sekali untuk membangun website komunitas di mana masing-masing anggota mempunyai website-nya sendiri, menarik bukan? Fasilitas Multisite hanya terdapat di Drupal.

c. Personalisasi Data Anggota

Hal ini juga sering ditanyakan, bagaimana caranya menambah field Tanggal Lahir, Alamat, Kota, Nomor KTP dan sejenisnya? Pada Drupal fasilitas ini sudah tersedia, bahkan anda dapat membuat agar isian user berupa text, checkbox, list, multiline, freeform list, URL atau data tanggal. Drupal secara default dapat menampilkan foto anggota yang dikenal dengan istilah avatar.

d. Forum Diskusi Dan Komentar

Baik Forum maupun Komentar tersedia secara langsung di Drupal.

e. Melihat Arsip Berbentuk Kalendar

Melihat arsip berbentuk daftar adalah hal biasa, umumnya peserta menginginkan agar arsip dapat dilihat dalam bentuk kalendar. Drupal menyediakan arsip dalam bentuk kalendar secara default sedangkan Joomla memerlukan komponen tambahan dari pihak ketiga.

f. WYSIWYG Editor

Secara defauld Drupal tidak dilengkapi dengan built-in WYSIWYG Editor, dengan alasan untuk lebih memberi kebebasan kita memilih WYSIWYG Editor yang sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa menginstal module TinyMCE atau yang lebih canggih, misalnya FCKEditor.

g. Tracker

Tracker adalah kemampuan CMS untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh user tertentu. Pada website ini jika anda klik "Tracker" maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis.
Drupal memiliki fungsi tracker secara default.

h. Online Shop

Drupal memiliki komponen atau modul tambahan untuk Online Shop dengan kemampuan yang baik.

Apa itu Drupal ?

Menurut id.wikipedia, Drupal disebutkan sebagai CMS(Content Management System), namun bagi Anda yang telah menjadi master Drupal, Anda pasti setuju dengan saya apabila Drupal lebih dari sekadar CMS. Bagi saya, Drupal sebenarnya adalah suatu CMF (Content Management Framework) namun sudah berbasis user-friendly interface (mungkin dapat dikatakan semi CMS) dibandingkan dengan beberapa PHP framework yang saya pelajari.

Nah, trus apa itu framework? Klik di sini untuk penjelasannya !

Drupal adalah sebuah perangkat lunak yang open source yang di distribusikan di bawah lisensi GPL, Pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas juga, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasi, mengatur dan mengorganisir berbagai jenis dari isi/konten pada website.

Drupal dapat digunakan untuk membangun:

* Portal Web Komunitas
* Situs Diskusi
* Website Perusahaan
* Aplikasi Internal
* Website Personal atau Blog
* Aplikasi Komersial E-Commerce
* Kumpulan Sumber Informasi
* Situs Jaringan Sosial
* Website Multi Bahasa
* Dan lain-lain

Drupal dapat langsung digunakan setelah anda mendownload dan menginstallnya secara mudah. Dengan berbagai fungsionalitas yang sudah dibangun, dikombinasikan dengan ribuan paket modul drupal dan tema tampilan bebas yang tersedia, akan mengaktifkan berbagai fitur seperti :

* Sistem Manajemen Konten (Content Management Systems) (CMS)
* Blog
* Forum
* Jaringan Peer-to peer (Peer-to-peer networking)
* Surat Kabar (Newsletters)
* Multimedia
* Galeri Foto / Gambar (Picture galleries)
* Pengunggahan dan Pengunduhan File (File uploads and downloads)
* Dan lebih banyak lagi.

Ditulis dengan bahasa PHP. Drupal jalan di atas berbagai sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS X, Linux, FreeBSD dan lain-lain yang mendukung server web Apache atau IIS dan membutuhkan program database seperti MySQL dan PostgreSQL untuk menyimpan semua datanya.


dikutip dari :

http://metadesain.com/index.php/CMF-Drupal/apa-itu-drupal.html

Garis Besar Administrasi Drupal (Drupal Administer)

Setelah Drupal selesai diinstalasi, Anda dapat melihat halaman administrasi Drupal di http://localhost/drupal-6.1/?q=admin. Ada banyak sekali yang bisa diatur, sehingga saya hanya akan membahas sedikit saja untuk setiap opsi. Anda sangat dianjurkan untuk melihat semua pengaturan-pengaturan yang ada.

Ada beberapa pengaturan yang tidak ada dalam Drupal 5, karena Drupal 6 memiliki lebih banyak fitur daripada Drupal 5.

h2. Site Building

  • Blocks: block adalah pembagian isi yang ada dalam sidebar, header, footer, dll. (mirip seperti widgets pada WordPress). Contoh block adalah tampilan navigasi dan tampilan banyaknya pengguna yang online. Dengan Drupal kita dapat mengatur letak block-block tersebut, sesuai dengan tempat yang disediakan oleh theme.
  • Menus: di sini kita mengatur link-link yang muncul di website kita sebagai navigasi. Misalnya, kita dapat menaruh link ke halaman “About Us” di sebelah kanan atas website (Primary Links).
  • Modules: sebuah modul akan memberi fungsi tambahan dalam Drupal. Contoh module adalah module untuk upload gambar dan module untuk menambahkan text editor pada kotak komentar. Jika ada fitur yang seharusnya ada dalam Drupal tetapi tidak ada, maka module-lah jawabannya.
  • Themes: di sini Anda dapat mengatur desain website yang digunakan dan beberapa pengaturan tentang desain.

Content Management

  • Comments: lihat, edit atau delete komentar-komentar yang masuk ke situs Anda. Ada juga pengaturan untuk komentar.
  • Content: lihat, edit atau delete konten website Anda.
  • Content types: konten dalam Drupal dibagi dalam beberapa tipe. Contoh tipe konten adalah: forum topic, artikel, blog post (Anda dapat membuat content type sendiri). Setiap content type bisa punya pengaturan sendiri, misalnya kita dapat mengatur agar forum topic dapat memiliki attachment ke dalamnya, tetapi artikel tidak.
  • Post settings: mengatur cara-cara user melakukan posting (harus preview dulu atau tidak, dll.). Di sini ada pengaturan untuk teaser, yang tidak lain adalah penggalan konten yang akan muncul di halaman depan.
  • RSS Publishing: pengaturan tentang RSS feed (tidak begitu penting).
  • Taxonomy: inilah salah satu kata-kata sulit yang disukai Drupal – padahal taxonomy tidak lain adalah kategori konten. Taxonomy terdiri dari vocabulary, contohnya “Topik Utama”. Tiap vocabulary memiliki term (terminologi) yang banyak, contohnya “CMS”, “Web Development”, “Security”. Bagi Anda yang familiar dengan blog, taxonomy juga bisa berlaku sebagai tag.

Site Configuration

  • Actions: di sini kita dapat mengatur agar sesuatu terjadi jika terjadi hal yang lain (apa tuh maksudnya? :D). Contohnya kita dapat mengatur agar website kita mengirimkan e-mail setiap ada komentar baru.
  • Administration theme: pengaturan tentang theme mana yang digunakan pada halaman administrasi (sangat tidak penting).
  • Clean URLs: pengaturan ini akan menghilangkan “?q=” pada URL. Contohnya, http://localhost/drupal-6/?q=admin akan berubah menjadi http://localhost/drupal-6/admin. Sayangnya dibutuhkan pengaturan khusus pada Apache untuk ini (makanya fitur ini dimatikan secara default).
  • Date and time: pengaturan tentang waktu.
  • Error reporting: pengaturan tentang halaman error dan laporan error jika terjadi masalah dengan website Anda.
  • File system: di sini kita mengatur letak Drupal menaruh file-file yang di-upload oleh user.
  • Image toolkit: 99% tidak pernah digunakan, jika Anda menggunakannya Anda sudah lebih pintar dari saya ;)
  • Input formats: di sini kita mengatur filter yang digunakan user untuk melakukan posting. Misalnya Anda dapat mengatur penggunaan HTML (buat orang-orang teknis), BBCode (buat yang sering buka-buka forum), atau Wiki format (buat yang sering buka-buka wiki). Tentu saja semua fitur tambahan tersebut memerlukan module tambahan.
  • Logging and alerts: pengaturan log (tidak begitu penting).
  • Performance: di sini kita dapat meningkatkan kecepatan website dengan menyalakan fitur-fitur untuk caching. Tidak dianjurkan untuk website yang masih dalam tahap pembuatan.
  • Site information: di sini kita dapat mengatur judul, motto, e-mail, footer dll. dari website kita.
  • Site maintenance: di sini kita dapat mematikan website kita untuk sementara selama dilaksanakannya maintenance.

User Management

  • Access rules: di sini kita dapat memblokir user yang nakal dengan filter username, e-mail, atau IP address.
  • Permissions: di sini kita dapat mengatur kewenangan yang dimiliki oleh tiap-tiap role (penjelasan mengenai role ada di bawah ini).
  • Roles: di sini kita dapat mengatur tentang role. Role dalam Drupal merupakan “kelas” (seperti dalam kelas sosial), yang berguna ntuk mengatur kewenangan seorang user. Contohnya, user dengan role “editor” bisa mengedit artikel, user dengan role “forum administrator” bisa mengedit dan menghapus forum topic. Kita dapat membuat role sebanyak yang diperlukan.
  • User settings: pengaturan registrasi user dan profil user secara umum.
  • Users: lihat, edit, dan hapus user yang sudah ada, serta menambahkan user baru.

Reports

Dalam Drupal 5, bagian ini disebut Logs, tetapi isinya sama saja. Anda dapat mengaktifkan module Statistics untuk menambahkan bebearapa fitur di dalam bagian ini.

  • Recent log entries: Drupal mencatat banyak hal, seperti saat ada komentar baru, konten baru, atau error. Di sini kita dapat melihat catatan-catatan tersebut.
  • Top ‘access denied’ errors: di sini kita dapat melihat halaman-halaman yang paling sering mengeluarkan “access denied”. Contohnya adalah user non-admin yang mencoba masuk ke halaman administrasi tidak akan dperbolehkan, dan di sini akan dicatat siapa pelakunya.
  • Top ‘page not found’ errors: kalau kita menghapus konten, bisa saja ada orang yang masih ingin mengakses konten tersebut (misalnya karena leink ke konten itu pernah disebarluaskan). Di sini, akan diperlihatkan halaman-halaman yang bermasalah seperti itu.
  • Status report: di sini kita dapat melihat status instalasi Drupal kita, apakah ada maslaah teknis atau tidak.

Sekali lagi, Anda sangat dianjurkan untuk pelan-pelan mencoba seluruh opsi yang ada di atas agar Anda dapat mendapatkan gambaran fleksibilitas yang dimiliki Drupal. Anda juga dapat mengakses menu “Help” yang tersedia linknya di sidebar.


dikutip dari :

http://leapon.net/id/garis-besar-administrasi-drupal-0

Installasi Core Drupal denan Cpanel localhost Xampp

Core mengacu kepada semua yang ada di dalam distribusi utama (misalnya drupal-6.0.tar.gz). Jadi core adalah Drupal yang masih “perawan” alias belum ditambahkan / diubah oleh apapun. Core Drupal ada dalam beberapa versi sesuai major version, misalnya versi 5 dan 6. Jadi, versi 6.0 dan 6.1 merupakan core yang sama / saling kompatibel. Anda dianjurkan untuk selalu menggunakan versi core yang terakhir (walaupun pengembangan Drupal sangat cepat sampai-sampai Anda kesulitan untuk mengikutinya ;)).

Instalasi di Server Standalone Dalam Windows

  1. Download XAMPP lalu install di mana saja (Anda HARUS mampu melakukan ini sendiri, mudah kok hanya klak-klik saja). Downloadnya cukup besar sekitar * MB, selain paket utama Anda juga boleh kok mendownload XAMPPLite yang lebih kecil tapi dengan fitur yang lebih sedikit (masih cukup untuk Drupal). Dalam tutorial ini saya akan menggunakan instalasi XAMPP di c:\, sehingga folder utama XAMPP ada di c:\xampp\.
    Untuk mengecek instalasi, ketik http://localhost/ di address bar browser (Internet Explorer atau Firefox). Jika keluar tulisan “Welcome to XAMPP” atau sejenisnya (mungkin dalam bahasa Jerman, silahkan cari menu untuk mengganti ke bahasa Inggris) berarti instalasi sudah berhasil.
  2. Download Drupal. Dalam tutorial ini kita akan menggunakan versi 6.1, walaupun Anda juga boleh menggunakan versi 5 karena masih banyak module Drupal yang belum ter-update ke versi 6.
  3. Ekstrak drupal-6.1.tar.gz yang sudah di-download ke c:\xampp\htdocs. Ekstraksi dapat dilakukan dengan menggunakan program seperti 7-Zip. Jika benar, akan muncul folder drupal-6.1 di folder htdocs.
  4. Pergi ke http://localhost/phpmyadmin/. Di sana ada kotak berjudul “Create new database”. Ketik nama database yang diinginkan (dalam tutorial ini, “drupaldb”).
  5. Pergi ke http://localhost/drupal-6.1/. Anda akan di-redirect ke halaman installer. Lakukan instalasi, tidak susah kok. Pada langkah Set up database, masukkan “drupaldb” untuk database name, “root” untuk database username, dan kosongkan database password.
  6. Drupal selesai diinstalasi!
dikutip dari :
http://leapon.net/id/tutorial-drupal/instalasi-core-drupal

Mengapa Drupal, Bukannya Joomla ?

Bagi Anda yang datang dari lingkungan web development mungkin sudah tahu apa itu Joomla. Joomla adalah salah satu rival tertangguh Drupal dalam pasar CMS open source dunia. Di Indonesia, Joomla pun jauh lebih terkenal daripada Drupal – buktinya, di toko-toko buku favorit, Anda akan mudah menemukan buku mengenai Joomla. Buku tentang Drupal? Saya sih tak pernah melihatnya (akan sangat bagus lo kalau tutorial ini diterbitkan menjadi sebuah buku :P).

Jika Anda tidak tahu-menahu tentang Joomla, Anda tak perlu membaca bagian ini. Bagian ini ditujukan untuk memperkokoh iman kita terhadap Drupal :D.

Disclaimer: saya bukan seorang ahli Joomla, apa yang saya tulis adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil browsing. Jika ada perkataan saya yang salah, mohon dibetulkan dengan memberikan komentar. Terima kasih.

Infrastruktur yang Lebih Solid

Saat pertama kali melihat source code Joomla, saya langsung berpikir bahwa kode Joomla tidak begitu baik. Misalnya, saya tidak dapat melihat alasan mengapa ada perbedaan antara components, libraries, modules, dan plugins. Lalu dalam setiap file PHP ada kode-kode pengaman yang sebenarnya tidak diperlukan.

Drupal merupakan sebuah framework yang sangat solid dan fleksibel. Sebagai contoh, kelas-kelas pengguna dalam Joomla sudah terpatri sejak instalasi dan tidak dapat diubah sama sekali (hanya ada administrator, publisher, dll.). Dalam Drupal, kelas user dapat dibuat berapa saja. Anda ingin membagi tugas administrasi berita dan forum ke dua orang yang berbeda, dan masing-masing dilarang mengganggu kerja yang lain? Tidak masalah dalam Drupal. Drupal juga sangat baik dalam hal kategorisasi konten.

Sama seperti pembangunan kota, infrastruktur yang baik merupakan bekal yang sangat penting bagi kehidupan sebuah proyek CMS.

Support untuk Database Selain MySQL

Drupal 6 telah memiliki database abstraction layer sendiri. Berarti, akan sangat mudah untuk menggunakan RDBMS lain selain MySQL. Joomla, sayangnya, hanya dapat digunakan untuk MySQL, dan untuk mengubah hal tersebut akan ada sangat banyak kode yang harus ditulis ulang karena banyak query dalam Joomla yang hanya khusus dimengerti oleh MySQL.

Update Otomatis

Drupal dapat diatur agar memberitahu administrator setiap ada update untuk modul-modul yang digunakan serta update pada core Drupal itu sendiri. Jadi, Anda tak perlu lagi memeriksa setiap modul yang digunakan untuk melakukan update. Hal ini penting sekali lo kalau website Anda punya banyak musuh, agar website Anda selalu terjaga dari kemungkinan-kemungkinan hacking.

Fitur-fitur yang Modular

Bisakah Anda mematikan fitur komentar dalam Joomla, sampai tidak ada satupun kode untuk fitur komentar yang digunakan? Bisakah Anda mematikan fitur upload gambar? Bisakah Anda mematikan fitur upload file? Dengan Drupal, bisa.

Selain itu, karena sistemnya yang fleksibel sekaligus ketat, banyak modul Drupal yang saling menambah fitur satu sama lain. Di Joomla, ada banyak extension yang memiliki fitur yang (hampir) sama, atau hanya merupakan gabungan dari dua extension.

Development Cycle yang Cepat

Anda dapat melihat sendiri kecepatan development Drupal dengan Joomla. Sebagai contoh, Drupal 6 dirilis lebih dahulu daripada Joomla 1.5, padahal versi Joomla sebelumnya sudah lebih tua daripada versi Drupal terdahulu.

Selain itu para developer Drupal sangat yakin akan fitur-fitur yang mereka tambahkan dalam setiap rilis, sampai-sampai mereka berkomitmen bahwa setiap rilis yang menambah fitur akan menambah satu major version number (misalnya dari 5.7 ke 6.0). Berarti, ada sangat banyak perubahan dalam satu kali rilis – menambah major version itu layaknya melakukan upgrade dari Windows XP ke Windows Vista.

Bagaimana dengan Joomla? Dengan waktu development yang kurang lebih sama, mereka masih kurang percaya diri untuk menambah major version number dari 1 ke 2, mereka hanya menambahkan minor version number dari 1 ke 1.5. Tentu saja, penomoran versi tidak dapat dijadikan pegangan (yang mana yang menurut Anda lebih canggih – Linux Kernel 2.6 atau Photoshop 7.0?), tetapi kita punya gambaran umum mengenai banyaknya fitur-fitur yang dijejali dalam satu kali rilis.

Lebih Ringan / Lightweight

Joomla_1.5.1-Stable-Full_Package.tar.gz memiliki besar sekitar 3 MB lebih, sedangkan drupal-6.1.tar.gz hanya sebesar sekitar 1 MB. Saat diekstraksi, Joomla memiliki besar 12.2 MB; Drupal 3.3 MB. Perbedaannya hampir empat kali lipat! Selain itu, ada 3573 file di dalam Joomla_1.5.1-Stable-Full_Package.tar.gz. Dalam drupal-6.1.tar.gz? Hanya ada 463 file!

Mungkin Anda berpikir, mengapa masalah besar file saja menjadi masalah besar, bukankah hard disk di rumah saya saja sudah sebesar 40 GB / lebih, apalagi di server saya??? Bukan itu masalahnya. Makin sedikit besar file maka makin sedikit kode PHP yang ada. Maka:

  • makin sedikit kode yang harus dieksekusi oleh webserver. Berarti webserver akan berjalan lebih cepat. Tentu saja di sini kita berasumsi (yang salah) bahwa semua kode dieksekusi di setiap request.
  • makin sedikit tempat bug bersarang.
  • makin sedikit jumlah kode yang harus dibaca seorang programer yang ingin mencoba meng-hack, memperbaiki, atau menambah fitur pada Joomla/Drupal.

Selain itu, kebutuhan ruang harddisk yang kecil juga sangat diperlukan untuk orang-orang yang menggunakan hosting murah dengan disk-space yang kecil (misalnya 10 MB atau 50 MB). Bayangkan saja, dengan hosting 10 MB, seseorang tidak dapat menginstall Joomla sama sekali, sedangkan ia dapat menginstall Drupal dan masih memiliki sisa ruang sebesar 6 MB lebih untuk database. Apalagi jika Anda menghitung waktu yang diperlukan untuk melakukan upload via FTP.

Support untuk Multiple Website

Dengan Drupal Anda akan diberikan pilihan untuk membangun lebih dari satu website dengan codebase yang sama. Berarti And ahanya perlu meng-upload Drupal, module, dan theme yang diperlukan sekali saja dan semua itu dapat digunakan untuk beberapa website di server yang sama. Jika Anda melakukan upgrade terhadap codebase, maka semua website Anda akan otomatis ter-update! Oke kan?


dikutip dari :
http://leapon.net/id/tutorial-drupal/mengapa-drupal-bukannya-joomla

Sejarah Drupal ... Bagaimana Drupal dimulai ... ???

Dries Buytaert, (lahir di Belgia, 19 Nopember 1978), PhD dalam Ilmu Komputer pada 27 Januari 2008 pada Universitas Ghent, membangun Drupal hampir tanpa sengaja yang dimulai sekitar tahun 1998 dan 1999.

Saat belajar di kampus dengan kawan-kawannya, Dries belajar dengan menggunakan internet nirkabel. Bersama-sama mereka mencoba membangun jaringan lokal (Local Area Network, LAN). Karena dibutuhkan banyaknya komunikasi dan pertukaran informasi dalam proyek LAN tersebut, Dries memutuskan untuk membuat aplikasi Forum Diskusi. "Forum Diskusi" ini bisa diakses lewat LAN mereka dan setelah Dries lulus, diputuskannya untuk memindahkan "Forum Diskusi" tadi ke internet dengan sebuah situs.

Awalnya Dries ingin mendaftarkan situs dalam Bahasa Belanda "Dorpje" yang berarti "desa kecil". Saat mendaftarkan domain Dries salah mengetikkan domain dan mengisinya dengan "Drop", bukan Dorpje seperti yang diinginkan sebelumnya. Tapi kemudian dia mempertahankan nama tersebut karena belum ada yang memiliki. Jadi situs internet pertama yang menggunakan versi online Drupal adalah Drop.org.

Sekitar satu tahun kemudian, sekitar tahun 2000 atau 2001, Dries mendapatkan banyak ide dan fitur baru dari orang lain yang tertarik dengan "Papan Pesan" buatannya itu. Dries kemudian melakukan penelitian pada pasokan RSS, Moderasi Konten dan teknologi internet lain.

Saat ketertarikan pada softwarenya berkembang, permintaan akan fitur baru juga bertambah. Dries memutuskan softwarenya menjadi open source supaya komunitas bisa bereksperimen sendiri dengan software tersebut, dan dia tetap memiliki waktu sendiri dalam eksperimen dan pengembangan. Saat itulah kemudian "Papan Diskusi"nya menjadi Software Open Source "Drupal". Drupal sendiri merupakan produk dari beberapa kejadian yang tidak diduga.

Salah satu kejadian tersebut berhubungan dengan situs Kerneltrap.org yang dikelola Jeremy Andrews. Dries mengirimi Jeremy email dan menyarankannya menggunakan Drupal pada situsnya. Keduanya kemudian bekerja sama untuk menangani lonjakan trafik internet yang tak terduga. Dari hasil kolaborasi tersebut, Jeremy membuat beberapa modul dan menulis beberapa artikel tentang modul Drupalnya dan cara kerja Drupal. Dia fokus pada karakteristik teknis Drupal. Inilah yang kemudian membawa banyak ketertarikan komunitas internet atas Drupal.

Drupal terus berkembang dan Drupal.org, situs utama Drupal yang kini memiliki lebih dari 350.000 anggota, menyediakan dukungan dan dokumentasi untuk implementasi Drupal. Jutaan salinan software ini sudah diunduh sejak dirilis. Drupal.org didaftarkan pada tanggal 26 April 2001.

Sumber: http://drupal.org/node/297669

Modul - Modul di Drupal versi terbaru

Dalam melakukan setup CMF (Content Management Framework) Portal dengan Drupal, pastinya kita tidak akan pernah lepas dari modul-modul yang disediakan oleh Drupal sendiri, baik modul-modul baku maupun tambahan. Selama ini saya menggunakan beberapa modul-modul yang sudah saya “bakukan” sendiri. Berikut ini beberapa modul Drupal yang menjadi “kesukaan” saya untuk membangun sebuah portal :

  • Blog, memungkinkan pemakai untuk membuat content blog.
  • Poll, memungkinkan admin untuk membuat content jejak pendapat.
  • Devel, ini yang saya sedang gunakan untuk membantu dalam pembangunan theme Drupal sendiri.
  • Daily, memungkinkan untuk menampilkan content harian berdasar taxonomy yang didefinisikan.
  • Event, modul ini seperti membuat sebuah sistem calendar mini dalam portal kita.
  • FCKeditor, sangat membantu bagi pemakai dalam pembuatan content, karena akan disediakan toolbar editing bagu yang sangat kaya pilihan format (setelah itu butuh download pustaka FCKeditor dan ekstrak di dalam modul fckeditor)
  • nice_menus, memungkinkan kita membuat menu dengan lebih bagus dan mudah.
  • print, memungkinkan pemakai untuk menampilkan halaman content untuk siap dicetak, bahkan dapat dimunculkan pilihan untuk eksport ke file PDF.
  • taxonomy_manager, memudahkan kita untuk mengatur taxonomy yang kita definisikan.
  • themebuilder, modul ini dibutuhkan oleh modul Devel theme, yang sangat membantu kita untuk mengetahui style untuk setiap blok yang ditampilkan dalam portal.

Jika ada rekan-rekan yang juga suka dengan modul Drupal selain yang saya suka di atas, sudilah kiranya untuk memberi masukan. Terima kasih.


Try And Trying Until I Can Do It

Website Drupal yang Menarik dan Dinamis serta Mudah dalam Pembuatannya

Drupal adalah open source Content Management System atau yang sering dikenal dengan sebutan CMS. Open Source berarti gratis dan bebas untuk dimodifikasi oleh penggunanya. Kita bisa download gratis installer drupal di www.drupal.org


Jika anda belum tau bagaimana cara install / membuat website dengan drupal maka ada baiknya anda buka cara membuat website website dengan drupal dengan klik disini.


Pada tulisan ini saya akan fokuskan untuk yang sudah mengerti membuat website dengan drupal. Disini saya akan menuliskan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website drupal kita lebih cantik dan menarik.


Untuk membuat web drupal kita lebih cantik dan menarik maka kita perlu mengatur / setting atau menambah elemen-elemen drupal. Pada tulisan ini saya akan tuliskan hal dasar yang layak anda perhitungkan untuk tau untuk membuat web drupal anda lebih cantik dan menarik , yaitu :



  1. Cara menambah module

  2. Module third party / pihak ketiga.

  3. Menu dan Primary Link

  4. Menggunakan block

  5. Mengganti Theme


Cara menambah module


Module adalah elemen drupal yang berfungsi untuk memberi fasilitas tambahan untuk web drupal. Untuk mengaktifkan sebuah module maka cukup pergi ke Administer - Site building - Modules. Cari module yang mau diaktifkan baru centrang di depan nama module tersebut dan klik save configuration.


Module yang layak anda pertimbangkan adalah :



  • Search. Untuk memungkinkan pengunjung website anda mencari sesuatu di website anda pada kotak search.

  • Blog. Untuk membuat website anda berfungsi sebagai blog.

  • Forum . Untuk membuat forum diskusi pada website anda.

  • Taxonomy. Untuk membuat isi website anda bisa dikelompokkan dengan kategori.


Masih banyak module bawaan yang layak anda pertimbangkan sesuai dengan kebutuhan website anda.



Module third party / pihak ketiga.


Module yang ini bukan bawaan dari drupal , tapi buatan dari pihak ketiga. Module bawaan ini bisa anda cari dan download di websitenya drupal. Bagaimana cara instal modem third party ini ?



  1. Download modulnya dan extrax.

  2. Copykan / upload ke webserver anda pada folder module

  3. Buka website anda dari browser.

  4. Pergi ke Administer - Site building - Modules . Dan centang kotak enable dan save. (Sama dengan install module sebelumnya)


Module third party tambahan yang sering dipakai webmaster untuk web drupal nya antara lain:



  • FCKeditor. Memungkinkan anda menulis content tanpa kode html , php dll. Apa yang kita lihat dieditor akan sama dengan hasil tampilan content di web site kita (WYSIWYG)

  • IMCE. Untuk upload gambar dan terintegrasi dengan WYSIWYG editor.

  • Pathauto. Untuk membuat path content website kita bisa otomatis dalam format SEO.

  • dll


Menu dan Primary Link


Menu adalah bagian yang menampilkan link internal dalam sebuah website dan juga link external kewebsite lain. Menu ini bertujuan utama untuk memudahkan pengunjung web anda untuk mencari apa yang dia butuhkan. Menu ini bisa ditampilkan sebagai blok.


Primary Link biasanya dibuat sebagai menu utama, sering sekali diletakkan mendatar di bagian header sebuah website.


Administer - Site building - Menu untuk menambah , merubah / edit atau menghapus menu sesuai kebutuhan anda.



Menggunakan block


Block merupakan tempat untuk meletakkan suatu informasi
pada website Drupal. Sebagian block ini otamatis dibuat sewaktu kita install suatu module dan kita juga bisa menambah module ke drupal kita. Tempat block ( regional) dan jumlah block tergantung dari theme yang kita pakai. Untuk theme garland (bawaan drupal ) terdiri dari 4 regional yaitu left sidebar , right sidebar , content bottom dan footer.Tiap regional bisa memuat banyak block sesuai dengan kebutuhan.


Untuk menambah dan konfigurasi dari block : Administer - Site building - Block


Mengganti Theme


Theme merupakan tempat untuk mengatur tata letak website
Drupal. Termasuk di dalamnya:



  • Mengatur posisi blocks

  • Mengatur posisi konten

  • Mengatur posisi menu

  • Mengatur warna , jenis font dan tampilan umumnya sebuah website.


Drupal menyediakan beberapa theme bawaan pada saat diinstall. Jika ini belum cukup kita bisa pakai theme third party yang bisa di download gratis dari www.drupal.org.


Berikut langkah - langkah untuk menambah dan konfigurasi theme website drupal



  1. Download theme dan extrax.

  2. Copykan / upload ke webserver anda pada folder theme

  3. Buka website anda dari browser.

  4. Pergi ke Administer - Site building - Theme . Dan centang kotak enable dan default.


Kita bisa enable beberapa theme. Tujuannya adalah untuk memungkinkan tiap user bisa memilih theme yang disukaiinya ( sebelumnya harus di set pada permisionnya.). Sedang default hanya satu, setiap user baru akan menggunakan theme dafault sebelum dia mengubahnya.



Demikian dulu cara membuat web drupal semakin cantik dan menarik kali ini. Nantikan tips berikutnya yang tak kalah menariknya.


Try And Trying Until I Can Do IT

Tutorial Penginstallan Prado Framework dan Aplikasi HelloWord Sederhana ...

Hai Guyz n Girl ...
Sudah dicoba tentang Prado Frameworknya ...
Dicini YoGa BLoG IT mencoba memberikan cara penginstallan dan pembuatan aplikasi sederhana hello word dengan memanggil di dalam path tools PRADO framework v3.1.4
Hmm klo belunt punya PRADO framework v3.1.4 download ajah tinggal meng-klik link diatas...

Okey setelah semuanya siap kita lanjutkan perjalanan kita...
hehehe....

1. Kita extract dulu file Prado diatas kedalam Webserver kalian. Misal kita pakai Wampserver kita taruh didalam folder www nya... okey guyz. Next Step...

2. Tahap kedua panggil file nama tadi didalam localhost kalian... Seperti contoh :
http://localhost apabila namanya localhost.

3. Masuk didalam Project anda didalam Localhost anda sesuai nama folder Prado extract tadi...


Nehh contoh image yg jadi...
Dicini YoGa BLoG IT menggunakan nama folder prado


4. Setelah project Prado tadi uda terinstall didalam Webserver kita skrang tinggal pemanggilan path helloworld didalam tool Prado tersebut untuk dipelajari lebih dalam script didalamnya sehingga dapat dikembangkan untuk membuat aplikasi yang lebih kompleks.
Cara pemanggilan path helloword nya :
- Buka ajah command prompt ato cmd di windows anda.
- Masuk ke direktori C dimana wampserver terinstall dengan cara ketik cd..
- Artinya cd.. untuk kembali ke direktori sebelumnya.
- Setelah benar-benar masuk didirektori C seperti gambar/image dibawah ini, masukkan script code pemanggilannya sebagai berikut :
wamp\bin\php\php5.2.5\php.exe \wamp\www\prado\framework\prado-cli -c wamp\www\helloword

Penjelasan tentang script pemanggilan diatas :
*Memanggil php.exe pada dir wamp\bin\php\php5.2.5\php.exe
*Memanggil prado-cli pada dir \wamp\www\prado\framework\prado-cli
* -c berfungsi untuk mencreate sesuatu file/folder yang mana ditutorial ini didalam dir wamp\www\helloword

Untuk lebih jelasnya lihat gambar/image dibawah ini


5. Langkah terakhir tinggal kita memanggil folder helloword yang kita buat tadi dengan cara memanggil dalam localhostnya seperti:
http://localhost/helloword/

Biar lebih Jelaz nehh YoGa kasih gambar ato imagenya



Hmmm... sampai segini dulu iahh permainan ma belajar kita tentang Prado Framework...
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba....
GoodLuck iahhh..... ;)

Pengenalan Prado dan Component PHP Framework Lainnya ...

Framework adalah sekumpulan library dan code program yang digunakan untuk memudahkan pengembangan aplikasi. Yang paling populer saat ini adalah .NET Framework yang digunakan untuk pengembangan aplikasi di platform Windows. Nah di PHP juga ada beberapa framework yang dapat memudahkan pengembangan website ataupun aplikasi web based. Beberapa framework tersebut adalah Prado, CakePHP, Symfony, Zend, dan banyak lagi framework lainnya. Sebagian besar framework PHP menggunakan konsep MVC. Konsep ini memisahkan pengembangan menjadi 3 bagian yaitu pengembangan model/object, visual/design tampilan, dan controller /logika program. Selain framework PHP di dunia pengembangan web juga terdapat Ruby on Rails yang sangat populer. Menggunakan bahasa Ruby dan Rails sebagai frameworknya.

Prado merupakan framework untuk PHP dimana pengembangan aplikasi web dengan Prado akan mengubah konsep dan alur kerja pengembangan website dari konsep tradisional PHP menjadi berbasis komponen dan event. Contoh paling simple yang menggunakan konsep yang sama adalah pengembagan website dengan ASP.NET atau pengembangan aplikasi desktop dengan Visual Basic dan Delphi. Jadi pengembangan website hampir sama dengan pengembangan aplikasi desktop.

Dokumentasi Prado sangatlah baik, mulai dari manual, dokumentasi class, wiki, contoh kode program, hingga step by step contoh pengembangan suatu aplikasi yaitu tutorial pembuatan blog. Semua itu tersedia melalui website Prado atau file Prado yang dapat didownload. Pada versi 3.1.1 tersedia dokumentasi dengan Bahasa Indonesia.

Prado sangat mudah dipelajari, bahkan oleh orang yang tidak memiliki background PHP. Teman saya bahkan dapat membantu saya menyelesaikan satu aplikasi padahal dia tidak pernah mengembangkan aplikasi web. Dia cuma mengenal Visual Basic sebagai bahasa pemrograman dia. Tidak sampai 1 minggu di bisa mengerti bagaimana mengembangan aplikasi web dengan Prado. Tapi tentu saja background PHP sangat diperlukan bila tidak ingin kesulitan untuk penggunaan fungsi-fungsi tertentu di PHP.

Bila sudah menggunakan Prado terkadang pengembang mengalami kesulitan untuk fungsi tertentu. Dukungan komunitas Prado yang kuat melalui forum sangatlah membantu. Bahkan komunitas lokal seperti sub-forum Indonesia juga cukup aktif. Pertanyaan dengan cepat mendapat respon dari komunitas Prado Indonesia.

Teknologi yang digunakan Prado sangat mengikuti perkembangan web. Ajax, UI Component, SQL Data Mapper, Active Record, PDO, dan banyak lagi adalah teknologi yang ditanamkan kedalam Prado. Dan pengembang Prado dengan mudah menggunakan teknologi tersebut dengan cara Prado tanpa dipusingkan kode program dibalik teknologi tersebut. Itulah Prado, walaupun berbasis PHP tapi teknik pengembangan berbeda dengan PHP. It’s Prado Way not PHP Way. Untuk informasi yang lebih detail langsung aja ke website Prado di http://www.pradosoft.com


Try And Trying Until I Can Do IT

100 Blog Indonesia Terbaik




My blog is worth $1,129.08. How much is your blog worth?






Lomba Blog Antar Pelajar dan Mahasiswa





Masukkan Code ini K1-5DAFCE-F
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com